SURABAYA – Pelaku utama pembacokan yang terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Kecamatan Genteng, Surabaya, sekitar pukul 03.10 WIB, Sabtu (25/7/2026), akhirnya menyerahkan diri kepada polisi.
Meski demikian, Satreskrim Polrestabes Surabaya masih memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto membenarkan pelaku berinisial S telah datang menyerahkan diri.
"Betul, pelaku pembacokan berinisial S sudah menyerahkan diri pada Minggu kemarin," kata AKBP Edy Herwiyanto saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).
Saat ini, penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap S untuk mendalami peran dan kronologi kejadian.
Selain itu polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam bentrokan yang berujung pembacokan tersebut.
Peristiwa itu sebelumnya viral di media sosial setelah sejumlah video memperlihatkan bentrokan antar sekelompok orang di Jalan Basuki Rahmat, kawasan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, sekitar pukul 03.10 WIB, Sabtu (25/7/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kericuhan diduga dipicu upaya penarikan kendaraan bermotor yang menunggak cicilan. Kendaraan tersebut disebut milik salah seorang pegawai kafe di kawasan Taman Apsari, Surabaya.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi kekerasan menggunakan senjata tajam.
Akibat kejadian tersebut, dua petugas valet tempat hiburan malam di kawasan Embong Kaliasin, yakni Feri (25) dan Didik (28), mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.