BOJONEGORO – Antusias masyarakat dalam mencalonkan diri sebagai karyawan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro cukup tinggi.
Dari informasi yang dihimpun, sebanyak 30 orang telah resmi mendaftar sebagai calon karyawan KDMP Desa Kepoh. Sementara itu, koperasi tersebut hanya membutuhkan 17 orang untuk mengisi berbagai posisi pada gerai KDMP yang rencananya akan segera diluncurkan.
Adapun formasi yang dibutuhkan meliputi wakil manajer sebanyak 2 orang, kasir 2 orang, sopir 2 orang, office boy (OB) 2 orang, penjaga gerai pupuk 2 orang, penjaga gerai gas 2 orang, serta bagian simpan pinjam 1 orang.
Seluruh posisi tersebut diprioritaskan untuk warga Desa Kepoh sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Ketua KDMP Desa Kepoh, Mahmud S,Ag, menegaskan bahwa proses rekrutmen dilakukan sesuai kebutuhan dan akan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta profesionalitas.
“Perekrutan ini kami lakukan sesuai mekanisme yang ada. Kami ingin memastikan yang terpilih nanti benar-benar sesuai kebutuhan dan mampu bekerja dengan baik untuk kemajuan KDMP Desa Kepoh. Yang terpenting prosesnya tetap transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kepala Desa Kepoh, Muslikun,S.M mengatakan bahwa proses pendaftaran masih terus berlangsung hingga 7 Mei 2026. Setelah tahap pendaftaran ditutup, pengurus KDMP akan melakukan evaluasi terhadap seluruh calon karyawan sebelum penetapan resmi dilakukan.
“Saat ini sudah ada 30 pendaftar. Setelah pendaftaran ditutup, akan dilakukan evaluasi dan persiapan akhir sebelum operasional koperasi dimulai,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia menambahkan, sejumlah persiapan fisik juga telah dilakukan, termasuk penataan ruang gerai KDMP. Selanjutnya, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pihak terkait, termasuk dari Kodim Bojonegoro.
Sementara itu, Danramil Kepohbaru, Kapten Kav Sujirman, menyampaikan bahwa KDMP Desa Kepoh merupakan bagian dari program koperasi desa di wilayah Kecamatan Kepohbaru. Dari total 25 desa, seluruhnya telah berjalan, dengan 10 KDMP sudah rampung dan sisanya masih dalam proses pembangunan.
“Untuk launching masih menunggu petunjuk teknis. Begitu juga perekrutan, masih menunggu juknis. Mohon bersabar,” jelasnya.
Terpisah,Dji rohman/P.Azzam warga setempat berharap proses perekrutan dilakukan secara terbuka dan transparan, sehingga pengelolaan KDMP dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Kepoh.
Diketahui, rencana awal peluncuran KDMP yang semula dijadwalkan pada 18 Mei 2026, kemudian diubah menjadi 16 Mei 2026. Selain itu, jumlah titik launching KDMP di Kabupaten Bojonegoro juga bertambah, dari 21 titik menjadi 144 titik secara bertahap.
Dengan adanya program ini, diharapkan KDMP dapat menjadi penggerak ekonomi desa serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Desa Kepoh.