SEMARAK HARI TANI NASIONAL 2026: BAZAR MURAH PETANI DI BALE TANI JOMBANG BERLANGSUNG LUAR BIASA, DIHADIRI GANJAR PRANOWO, RISMA, DAN JAJARAN ELITE PDI PERJUANGAN
JOMBANG – Peringatan Hari Tani Nasional tahun 2026 di Kabupaten Jombang berlangsung dengan cara yang sungguh luar biasa dan penuh semangat kerakyatan. Ribuan warga tumpah ruah memadati kawasan Bale Tani pada Kamis, 17 September 2026, sejak pukul 08.00 WIB untuk mengikuti gelaran Spesial Hari Tani Nasional bertajuk “Bazar Murah Petani” yang menyediakan harga kebutuhan pokok dan hasil tani segar dengan harga serba terjangkau.
Acara yang terbuka untuk umum dan gratis ini bukan sekadar bazar biasa. Bazar ini menjadi simbol nyata keberpihakan kepada petani, wong cilik, dan upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah gejolak harga pasar. Sejak pagi, suasana Bale Tani sudah dipenuhi dengan hamparan hasil bumi terbaik Jombang. Mulai dari beras, jagung, telur ayam, sayur-mayur segar, cabai, wortel, hingga buah-buahan seperti nanas dan pisang, semua dijual jauh di bawah harga pasaran.
Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran tokoh-tokoh nasional dan daerah yang menjadi magnet bagi masyarakat.
Hadir secara langsung Bapak Ganjar Pranowo, tokoh nasional yang disambut dengan antusias luar biasa oleh para petani dan warga Jombang. Kehadirannya disambut yel-yel dan permintaan swafoto dari emak-emak tani. Dalam sambutannya, Ganjar menegaskan pentingnya memuliakan petani sebagai tulang punggung bangsa.
“Petani itu penjaga perut bangsa. Kalau petani sejahtera, Indonesia pasti kuat. Acara seperti ini harus terus ada, memotong rantai tengkulak, dari petani langsung ke rakyat. Harganya murah, petaninya dapat untung, rakyatnya senang. Ini esensi dari Hari Tani,” ujar Ganjar Pranowo di hadapan ribuan massa yang bertepuk tangan meriah.
Turut hadir sosok yang sangat dirindukan rakyat, Ibu Tri Rismaharini (Bu Risma). Mantan Menteri Sosial yang dikenal dengan gaya blusukannya yang humanis itu tampak berdialog langsung dengan para ibu-ibu pedagang dan petani perempuan. Dengan gaya khasnya yang ceplas-ceplos dan penuh empati, Bu Risma mengecek satu per satu kualitas produk tani dan berbincang tentang kesulitan petani.
Kehadiran wakil rakyat dari pusat juga memperkuat bobot acara ini. Ibu Sadarestuwati, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, hadir memberikan dukungan penuh. Dalam orasinya, beliau menyampaikan bahwa PDI Perjuangan akan terus mengawal kebijakan pro-petani di parlemen, termasuk soal kepastian harga gabah, ketersediaan pupuk subsidi, dan perlindungan lahan pertanian dari alih fungsi.
“Saya datang di sini sebagai anggota DPR RI untuk mendengar langsung suara petani Jombang. Aspirasi Panjenengan semua akan saya bawa ke Senayan. Kita tidak boleh membiarkan petani menjerit karena pupuk langka atau harga anjlok saat panen,” tegas Sadarestuwati yang disambut sorak setuju.
Dari tuan rumah, hadir Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang, Bapak Sumrambah, beserta seluruh jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting, dan sayap partai. Sumrambah yang juga dikenal dekat dengan wong cilik Jombang, dalam sambutannya menyatakan bahwa Bazar Murah Petani ini adalah instruksi langsung dari semangat Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri untuk selalu hadir di tengah rakyat.
“Ini adalah gotong royong kita. PDI Perjuangan Jombang ingin Hari Tani tidak hanya diperingati dengan upacara, tapi dengan aksi nyata membantu rakyat dapat sembako murah dan membantu petani menjual hasil panennya dengan layak. Terima kasih untuk Pak Ganjar, Bu Risma, Mbak Sadarestuwati yang telah membuat acara di Bale Tani ini sungguh luar biasa,” kata Sumrambah.
Jajaran pejabat lain, mulai dari anggota DPRD Kabupaten Jombang, perwakilan Gapoktan, kelompok tani milenial, hingga tokoh masyarakat dan pemuda tani juga tampak hadir membaur bersama warga.
Acara yang berlangsung hingga selesai ini tidak hanya menjadi ajang jual beli, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi, silaturahmi, dan penguatan semangat nasionalisme agraria. Warga yang datang mengaku sangat terbantu.
“Alhamdulillah, beras murah, telur murah, sayurnya masih segar-segar baru petik. Senang lagi bisa lihat langsung Pak Ganjar sama Bu Risma. Jarang-jarang ada acara semegah ini di Jombang,” ujar Siti, salah satu warga Desa Bareng yang datang bersama rombongan ibu-ibu PKK.
Dengan berakhirnya acara, semangat Hari Tani Nasional 2026 di Jombang meninggalkan pesan kuat: Ketika pemimpin, partai, dan rakyat tani bersatu, maka kedaulatan pangan bukan sekadar jargon, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan di atas piring makan setiap keluarga Indonesia.
